Cara Pandangan Yang Baik Dan Tepat Sasaran Dari Kita Sebagai Kaum Muslim Milenial Kepada Pasien Penderita AIDS (ODHA)


Pada tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai hari AIDS sedunia oleh UNAIDS sejak tahun 1988.  HIV (Human Immunodeficiency Virus) atau Virus Imundifisiensi Manusia adalah sebuah virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. HIV akan menyerang helper T cell pada manusia dan membuat sel tersebut sebagai sarana untuk menggandakan diri. Dengan kata lain, Helper T cell merupakan jenis sel darah putih yang berfungsi untuk produksi antibodi (memori penyakit) dan patogen-patogen di dalam tubuh. Jika helper T cell banyak yang rusak, maka tubuh akan kehilangan kemampuan untuk melawan penyakit. Karena tubuh akan kehilangan kemampuan untuk mengidentifikasi zat asing yang masuk ke dalam tubuh sehingga akan kehilangan kemampuan untuk melawan zat asing yang sudah jelas bersifat merusak. Dengan kata lain virus yang dinamakan HIV ini akan menyebabkan AIDS.

Gambar Peringatan hari AIDS
Namun, jika dilihat dari penularan penyakit AIDS ini semakin merajalela namun dapat di atasi. Menurut WHO mengatakan bahwa dimana penularan dari ibu ini merupakan bentuk penularan yang sangat sering ditemukan. Data dari Amerika menunjukkan, di 17 negara dan wilayah di benua itu, termasuk Amerika Serikat, Kanada dan Cile menyebutkan bahwa infeksi HIV dari ibu ke anak berhasil ditekan sehingga hanya berjumlah sangat kecil. Negara tersebut berhasil mengurangi transmisi dari ibu ke anak. Adapun caranya adalah  memperbaiki akses ke klinik dan sarana medis yang menawarkan perawatan bagi para ibu sebelum melahirkan. Selain itu, jumlah tes HIV juga diperbanyak dan terapi antiretroviral (ART). 
Sejak beberapa tahun lalu, bantuan bagi penderita AIDS tidak hanya diarahkan pada masalah penyembuhan, melainkan juga pada masalah diskriminasi penderita AIDS. Orang sekarang bisa hidup cukup normal walaupun tertular HIV, tetapi diskriminasi tetap jadi faktor yang membebani bagi para ODHA. Hal ini bukanlah hal asing yang kita dengar apalagi pada zaman sekarang penyakit AIDS sudah merambah ke indonesia dan memiliki jumlah pasien yang selalu meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya sarana dan prasarana kesehatan serta pengetahuan saat ini. Disinilah peran kita dari kaum muslim zaman milenial saat ini dalam menyikapi terhadap para penderita AIDS.
Kita sebagai generasi muda pada zaman sekarang harusnya bisa menyikapi ataupun memiliki arah pandangan yang sesuai dengan ajaran islam, namun tidak mengesampingkan dari segi kesehatan. Disini kita sebagai generasi muda yang berahlak maka harus mengetahui dahulu bahwa penyakit ini ditularkan dari hubungan seks yang berisiko tanpa menggunakan kondom atau pengaman, penularan lewat jarum suntik dan menggunakan obat intravena, transfusi darah, dan penularan hiv melalui ASI.
Adapun dari bahasan di atas tersebut, maka dari beberapa cara penularan, maka harus mengetahui cara mencegahnya. Cara pencegahannya penularan HIV/AIDS yang paling aman adalah dengan melakukan serangkaian upaya dan cara pencegahan HIV, di antaranya menggunakan kondom, hindari penggunaan jarum suntik bekas, hindari obat-obatan terlarang, jika posisif HIV saat hamil maka harus dapatkan perawatan, dan sunat pada pria. Dari hal tersebut maka kita sebagai kaum muslim milenial harus mempunyai arah pandangan yang baik bahwa mereka yang tertular penyakit ini harus diberikan dukungan bukannya diskriminasi. Karena mereka juga mempunyai persamaan walaupun sebenarnya mereka memiliki penyakit. Selain itu, ajaklah mereka sering-sering berbicara dan memberikan mereka semangat atau motivasi sehingga mereka bagi para ODHA dapat melakukan aktivitas mereka secara normal dan selalu optimis. Serta mereka yang memiliki sifat pesimis akan kehidupan mereka yang telah terjangkit HIV dapat merasakan bahagia dan ajaklah mereka selalu mengingat akan tuhan masing-masing walaupun itu yang berbeda agama.

Komentar